Menghafal Ilmu dengan Menulis

Archive for the ‘Potret Pribadi dan Kehidupan RASULULLAH SAW’ Category

Aisyah bint Abu Bakar ibn Utsman ibn ‘Amir ibn ‘Amr ibn Ka’ab ibn Sa’ad ibn Taym ibn Murrah ibn Ka’ab ibn Lu’ay. Ibunya : Ummu Ruman bint ‘Amir ibn ‘Uwaimir al-Kinaniyah.

Lahir di Makkah tahun 5 setelah kenabian. Menikah dengan Rasulullah SAW tahun 1 atau 2 SH dalam usia 6/7 tahun. Berumah tangga dengan Rasulullah SAW tahun 2 H dalam usia 9/10 tahun. Meniggal tahun 57 H, sekitar 46 tahun setelah Rasulullah SAW meniggal. Meriwayatkan sekitar 2.110 hadis.

Penikahannya dengan Rasulullah SAW

Rasulullah SAW menikahi Aisyah di Makkah kala usia Aisyah masih 6 tahun, menurut riwayat Imam Bukhari dan beberapa kitab hadis. Dalam riwayat ibn Hisyam, Baca entri selengkapnya »

Saudah bint Zum’ah ibn Qays ibn Abd Syam ibn Abd ibn Nashr ibn Malik ibn Hasan ibn Malik al-Qurasyi’ah al-‘Amiriyah. Ibunya bernama al-Syamus bint Qays ibn Zayd ibn Umar, dari Bani Adiy ibn al-Najjar.

Masuk Islam di awal fase. Saudah menikah pertama kali dengan Baca entri selengkapnya »

Khadijah bint Khuwailid, wanita pemuka kota Makkah yang dihormati dan disegani. Dikenal sebagai saudagar yang sukses. Lahir dari keluarga yang terhormat, ayahnya bernama Khuwailid ibn Asad ibn Abd al-Uzza ibn Qushay ibn Kilab ibn Murrah ibn Ka’ab ibn Lu’ay. Ibunya bernama Fatimah bint Za’idah ibn al-Asham ibn Haram ibn Rawahah. Dari silsilah ayahnya, pada kekeknya yang bernama Qushay nasabnya bertemu dengan nasab nabi Muhammad SAW. Khadijah lahir Baca entri selengkapnya »

Istri – istri Rasulullah SAW ada 11 orang, mereka adalah : Baca entri selengkapnya »

1. Sofiyyah bint Abdul Mutthalib ibn Hasyim, salah satu bibi Rasulullah SAW. Menikah sebelum masuk Islam dengan al-Harits ibn Harb ibn Umayyah, saudara kandung Abu Sofyan. Menikah lagi, setelah suami pertamanya meninggal, dengan al-Awwam ibn Khuwaylid. Melalui pernikahan ini beliau dikaruniai anak, yaitu : al-Zubayr, Abd al-Ka’bah dan al-Sa’ib.

Masuk Islam di zaman awal, sebelum banyak orang yang masuk agama baru ini. Bahkan, untuk hal ini, beliau dan anaknya harus mengalami siksaan dan pengucilan serta hinaan. Sofiyyah hijrah ke Madinah bersama anaknya al-Zubayr ibn al-Awwam.

Sebagai seorang yang tabah dan kuat, beliau ikut turun ke medan perang di perang Uhud membantu mempersiapkan makanan dan mengobati dan luka. Bahkan, Baca entri selengkapnya »


Arsip

Statistik Blog

  • 71,308 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.